Disebut akan jadi pesaing Ahok di Pilkada DKI 2017, Ridwan Kamil mengerti dilema Pak Jokowi sebelum dilantik sebagai Presiden RI.
- Tim WowKeren
- Kamis, 28 Januari 2016 - 11:44 WIB
WowKeren - Nama Ridwan Kamil disebut-sebut akan mengisi bursa calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Untuk itu, kabarnya Ridwan Kamil telah bertemu dengan petinggi sejumlah partai politik seperti, Gerindra, Golkar dan PKS.
Kendati demikian, pria yang akrab disapa Kang Emil itu tampaknya masih belum mengambil keputusan. Ia mengaku harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan untuk menerima atau menolak.
"Diundang Pak Prabowo saya datang, diundang Pak Aburizal Bakrie saya datang, diundang PKS dan lain-lain," tutur Ridwan Kamil. "Sekarang informasi yang saya punya baru 60 persen, belum cukup bagi saya untuk mengambil keputusan."
Di samping itu, mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI berarti akan membuatnya harus melepaskan jabatan sebagai Wali Kota Bandung. Kang Emil juga mengatakan pilihan tersebut adalah sesuatu yang amat dilematis, sama seperti yang pernah dialami Presiden Joko Widodo.
"Ada 1 tahun tanggung jawab saya di Bandung yang akan saya tinggalkan. Karena masalahnya itu memang jadwal pemilihan nggak sama satu sama lain," imbuhnya. "Makanya saya bisa memahami bagaimana dilematisnya Pak Jokowi ketika harus meninggalkan solo untuk jadi Gubernur DKI. Kemudian meninggalkan Jakarta untuk jadi Presiden."
Sementara itu, sinyal-sinyal akan pencalonan Ridwan Kamil sebagai Cagub DKI dinilai sudah semakin jelas. Sejumlah lembaga survei seperti CSIS menyebut elektabilitas Kang Emil berada persis di bawah Gubernur DKI incumbent, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
(wk/)