Lebih pilih anak magang, Ahok sebut gaji pegawai negeri sipil yang mahal tidak sesuai dengan kinerjanya.
- Tim WowKeren
- Senin, 01 Februari 2016 - 15:09 WIB
WowKeren - Banjir di Jakarta tampaknya masih menjadi permasalahan utama di ibukota. Dalam mengurusi masalah tersebut, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama rupanya tak ingin bergantung kepada PNS setempat yang dinilainya kurang mumpuni.
Ahok mengaku lebih percaya dengan kinerja anak magang di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum DKI terkait penanganan masalah banjir. Menurutnya, para pegawai seringkali tidak melaksanakan tugas dengan baik sehingga timbul masalah sampah dan pompa air kurang terawat.
"Masih saya temukan 21 lokasi yang ada pompa penuh sampah. Saya tahu dari mana? Saya turunkan anak-anak magang. Jadi sekarang kita turunkan anak magang," tutur Ahok. "Rekrut anak magang saja dua bulan tiga bulan. Kerja pegawai gaji mahal, paling rendah ngabisin Rp 118 triliun kelakuan enggak kerja."
Tak hanya itu, Ahok menuturkan jika ia tidak butuh banyak pegawai di DKI. Ia juga menambahkan kinerja anak buahnya justru tidak sebanding dengan gaji yang diberikan.
(wk/)