Belum diketahui apakah WA atas nama Inbek itu benar-benar milik Indra, namun pihak Gigih siap berkonsultasi dengan penyidik.
- Tim WowKeren
- Kamis, 04 Februari 2016 - 07:33 WIB
WowKeren - Gigih Arsanofa datang ke Mabes Polri, Jakarta Selatan, untuk melaporkan kasus tuduhan pelecehan seksual oleh Indra Bekti. Gigih didampingi kuasa hukum membawa secarik kertas bukti percakapannya dengan seseorang pada Rabu (3/2).
Seseorang itu tertulis sebagai Inbek. Dalam bukti percakapan WhatsApp itu, Inbek mengajak Gigih untuk melakukan hal yang menyimpang.
"Kak di Radio Dalam?," tanya Gigih. "Di kantor," jawab Inbek. "Ya udah berarti besok aku ke Radio Dalam atau kapan?" tanya Gigih balik. "Next week ya. Asik ML ya," balas Inbek.
Sejauh ini, belum diketahui keaslian dari WhatsApp tersebut atau apakah Inbek merujuk ke Indra Bekti. Yang jelas pihak Gigih yakin kalau percakapan via WA ini bisa jadi bukti kuat soal pelecehan seksual yang diduga dilakukan Bekti ke Gigih.
"Besok ada bukti yang akan kami sampaikan ke penyidik dan SPK. Ada chating bapak IB dan klien kami. Mengandung pelanggaran kesusilaan. Ada 5 kurang lebih chat-nya. Ajakan itu terakhir tanggal 7 Januari," kata pengacara Gigih, Gading Nainggolan, di Mabes Polri. "Ajak-ajakan itu makanya kita kenakan UU ITE. Apakah ML itu sopan atau tidak, perlu ahli bahasa atau tidak? Anak kecil pun tahu kalau itu melanggar kesopanan."
(wk/)