Kenang Para Korban, Monumen Akan Dibangun di Lokasi Jatuhnya Pesawat di Malang
SerbaSerbi

Monumen akan didirikan di lokasi jatuhnya pesawat Super Tucano di Malang untuk mengenang para korban.

WowKeren - Rabu (10/2), sebuah insiden pesawat jatuh terjadi di Malang. Pesawat berjenis Super Tucano itu menimpa rumah penduduk di Jalan LA Sucipto, Gang 12, Kecamatan Blimbing.

Akibat insiden itu, empat orang menjadi korban tewas. Mereka terdiri dari dua kru yang menerbangkan pesawat dan dua orang warga sipil.

Baru-baru ini, Komandan Lapangan Udara (Danlanud) Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama Djoko Senoputro mengungkap, TNI AU berencana untuk membeli tanah di lokasi jatuhnya pesawat. Selain untuk diwakafkan, mereka rencananya akan mendirikan sebuah monumen.

"Kami sedang bernegosiasi dengan yang punya," ujar Djoko seperti dilansir dari Merdeka. "Kami akan beli itu, kemudian akan kami wakafkan ke musala."


Tanah tempat jatuhnya pesawat tersebut adalah milik Mujianto yang istrinya turut menjadi korban. Rumahnya telah dirobohkan untuk evakuasi badan pesawat. Mujianto sendiri sudah menyetujui tawaran tersebut, namun belum memberi keputusan karena masih berduka.

"Menunggu keluarga besar akan berkoordinasi lagi. Kami akan mengikuti apa yang menjadi kemauan mereka," imbuh Djoko. "Masih belum bisa berpikir, memang tidak bisa secara langsung."

Jika terealisasi, nantinya monumen itu akan mencantumkan nama keempat korban. Selain rumah Mujianto, dua rumah lain juga mengalami kerusakan. Karena tidak parah, pihak TNI AU akan membantu merenovasi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!