Para tersangka dipercaya saling berkolaborasi dan memiliki jaringan di Poso hingga Suriah.
- Tim WowKeren
- Jumat, 12 Februari 2016 - 20:37 WIB
WowKeren - Jumlah tersangka kasus bom di kawasan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari lalu kini semakin bertambah. Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti mengungkapkan kini jumlah tersangka telah bertambah hingga 22 orang.
"Yang ditahan kemarin sudah ditambah lagi, 19 ditambah tiga, jadi 22 total," ujar Badrodin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (12/2). Para tersangka itu disebut ikut berkolaborasi dalam aksi peledakan bom dan memiliki jaringan di Poso dan Suriah.
"Begini mereka sudah berkolaborasi, ada yang dari Suriah, Poso dan Lokal. Tidak bisa dikatakan hanya satu, tetapi mereka berkaitan," lanjut Badrodin. Pihak kepolisian juga dipercaya telah mengetahui jumlah dana untuk mendukung aksi terorisme itu.
"Sudah, kalau yang ini hanya 900 ribu (dolar Amerika Serikat)," ungkap Badrodin. Ia menambahkan pihaknya sudah mengantongi informasi tentang data dan aliran rekening itu. Kasus terorisme ini menjadi salah satu fokus perhatian polisi dan diharapkan bisa segera tuntas.
(wk/)