Pelayan di salah satu kafe di Kalijodo masih bertahan lantaran belum ada pilihan pekerjaan lain.
- Tim WowKeren
- Rabu, 17 Februari 2016 - 09:23 WIB
WowKeren - Keramaian di kawasan lokalisasi Kalijodo, Jakarta Utara mendadak menghilang usai rencana penutupan tempat tersebut oleh Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama. Melihat kondisi demikian, salah seorang pelayan di sebuah kafe di Kalijodo pun mengungkapkan jika pekerjaannya bukanlah hal yang mudah.
Dilansir dari CNN Indonesia seorang pelayan bernama Bejo (nama samaran) mengaku lelah karena harus bekerja malam hingga pagi hari. Ia juga menyebut, honor yang diterima dari pemilik kafe dan tip dari pengunjung belum bisa memenuhi kebutuhan hidupnya di ibukota.
"Kami bekerja dari malam hingga pagi hari, seperti vampir yang bila ada matahari malah tertidur. Capek kerja begini," kata Bejo. "(Gaji) pas-pasan buat bayar kost sama makan saja."
Meski tidak mencukupi, Bejo sampai kini masih bertahan di Kalijodo lantaran belum ada pilihan pekerjaan lain. Dirinya mengaku akan pulang ke kampungnya di Sukabumi, Jawa Barat jika kawasan tersebut digusur.
(wk/)