PD 'WGM' dan 'Real Men' Eksodus ke Tiongkok, Apa Kabar Industri TV di Korea?
TV

Publik pro kontra dengan sikap para produser MBC yang memilih berkarir di stasiun TV di Tiongkok.

WowKeren - Belakangan ini industri entertainment Korea sedang fokus mengembangkan pasar di Tiongkok. Tak hanya para artis dan drama yang "diekspor" ke sana tapi juga produser acara TV ikutan eksodus. Hal ini pun bikin kebat-kebit industri TV dalam negeri Korea.

Korea Selatan memiliki posisi penting di internasional melalui K-Pop, drama dan program TV yang menghibur dengan konsep bervariasi. Namun kini satu per satu produser pembesut acara TV populer memilih pindah ke Tiongkok. Tak tanggung-tanggung, MBC harus kehilangan tiga produser variety show andalannya yang memutuskan resign untuk berkarir di stasiun TV di Tiongkok.

Shin Jung Soo, Kang Goong dan Moon Kyung Tae menjadi sorotan karena memutuskan hengkang dari MBC. Shin Jung Soo sukses melahirkan "I Am a Singer" sedangkan Kang Goong yang membesut "We Got Married" dan Moon Kyung Tae berhasil menggarap "Real Men" yang masih jadi favorit penonton hingga kini. Ya, tiga acara itu memang meraup sukses besar di Tiongkok.

Pasalnya, ini bukan kali pertama MBC kebobolan produser. Pada tahun lalu mereka juga melepas dua produsernya yang berlabuh ke Tiongkok. Publik pun pro kontra menanggapi fenomena ini.


Ada yang memandang positif "eksodus" ini dengan anggapan sebagai penyebaran Hallyu Wave. Meski begitu tak sedikit yang mengkritik karena langkah itu akan merugikan dalam negeri. Talenta yang bagus-bagus malah mengembangkan industri luar, bukan di dalam Korea.

Selaku salah satu produser MBC yang akan pindah ke Tiongkok, Kim Young Hee, mengomentari pro kontra tersebut. "Saya tidak setuju dengan istilah 'kebocoran' dalam situasi ini. Sekarang adalah masanya kolaborasi, bukan membatasi diri," ucapnya.

Para pelaku industri TV di Korea sendiri belum bisa memprediksi akan ke mana arah mereka setelah kejadian ini. Eksodus ini tampaknya dipicu oleh trend baru industri hiburan di Tiongkok yang berusaha membuat program sendiri dibanding beli lisensi acara dari Korea. Kekurangan sumber daya dari mereka akhirnya ditutup dengan cara "menculik" produser ternama dari Korea.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait