Seorang ayah di Medan menganiaya bayi kembarnya hingga salah satunya meninggal dunia.
- Tim WowKeren
- Selasa, 01 Maret 2016 - 19:50 WIB
WowKeren - Kasus pembunuhan yang dilakukan orangtua terhadap anak kandungnya kembali terjadi. Kali ini seorang ayah di Medan bernama Fredi (30) menganiaya bayi kembarnya yang masih berusia 7 bulan hingga salah satunya tewas.
Fredi tega memukul, mencubit hingga menampar kedua bayinya, Raiden dan Jaiden hanya karena kesal mendengar tangisan mereka. Raiden akhirnya meninggal dunia, sedangkan Jaiden tengah dirawat di Rumah Sakit Bina Kasih Medan karena kondisinya yang kritis.
Saat akan ditangkap, pelaku sempat melawan dan bersembunyi. Namun polisi kemudian meminta bantuan kepala lingkungan setempat dan berhasil menangkap Fredi.
"Setelah kita dapat laporan soal penganiayaan bayi, anggota langsung menangkap pelakunya," ujar Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto pada Selasa (1/3/2016). "Saat mau ditangkap ini, pelaku sempat melawan anggota. Pelaku juga sempat bersembunyi."
"Karena pelaku bersembunyi di dalam rumah, kita memanggil kepling (kepala lingkungan) setempat," tambahnya. "Terakhir, kita dobrak pintu rumah pelaku untuk menangkapnya. Untuk sementara, kasus penganiayaan ini ditangani penyidik Polsek Sunggal dan pelakunya kita tahan."
Kasus penganiayaan ini terungkap berkat laporan pembantu rumah tangga Fredi, Tuminah. Meski terancam dipecat, Tuminah akhirnya melaporkan perbuatan Fredi karena tak tega melihat kedua bayi kembar itu dianiaya.
Sementara itu sang ibu, Neni Lusiana, tengah bekerja saat penganiayaan ini terjadi. Raiden meninggal dunia karena luka parah di bagian kepala. Menurut keterangan saksi, Fredi ternyata sudah sering melakukan penganiayaan terhadap bayinya.
(wk/)