Nahkoda Belum Ditemukan, Pencarian Korban Kapal Rafelia 2 Dihentikan
SerbaSerbi

Tim SAR menghentikan sementara pencarian korban KMP Rafelia 2 karena kondisi Selat Bali yang tidak kondusif.

WowKeren - Tim SAR memutuskan untuk menghentikan sementara pencarian korban KMP Rafelia 2 yang tenggelam di Selat Bali pada Sabtu sore (5/2/2016), pukul 16:00 WIB. Proses pencarian ini dihentikan sementara karena kondisi Selat Bali yang tidak memungkinkan.

Saat ini kondisi perairan Selat Bali arusnya cukup kencang. Sehingga kondisi tersebut membuat para penyelam merasa kesulitan melakukan pencairan.

"Kecepatan arus diatas 5 knot," ujar Direktur Operasional Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Ivan Ahmad Rizki Titus, pada Sabtu (5/3/2016). "Sangat berbahaya bagi para penyelam bisa terseret arus, kapal bergoyang juga akan membahayakan."


Padahal hingga saat ini, nahkoda kapal tersebut Kapten Bambang S masih belum ditemukan. Tim SAR pun masih berusaha mencari nahkoda kapal tersebut.

"Konsentrasi kita mencari nahkoda kapal," tambahnya. "Sampai saat ini masih belum kita temukan. Mungkin masih ada di anjungan."

Pencarian akan tetap dilakukan melalui udara dan di permukaan laut. Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Kapal Rafelia 2 tenggelam di Selat Bali pada Jumat siang (4/3/2016). Tenggelamnya kapal dengan rute Gilimanuk-Ketapang itu diduga karena mengalami kebocoran.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!