Bandara Internasional Ngurah Rai tidak beroperasi selama 24 jam untuk menghormati Hari Raya Nyepi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 09 Maret 2016 - 11:50 WIB
WowKeren - Selain Gerhana Matahari Total (GMT), masyarakat Indonesia terutama yang beragama Hindu juga tengah merayakan Hari Raya Nyepi. Rabu (9/3) di Bali suasana Nyepi sangat terasa dengan tidak adanya aktivitas warga.
Pulau Bali tampak menyerupai kota mati. Bahkan, Bandara Internasional Ngurah Rai, di Denpasar pun juga ditutupi. Tidak hanya itu, sejumlah penerbangan yang menuju Bali pun terpaksa dibatalkan.
GM Bandara Ngurah Rai, Trikora Raharjo mengungkap jika penutupan ini akan berlangsung selama 24 jam. "Semua penerbangan tanpa kecuali airport tidak operasi selama 24 jam," ujar Trikora seperti dilansir dari Detik.
Akibat penutupan ini, sejumlah penerbangan tidak beroperasi. Tercatat, 387 penerbangan yang terdiri dari 158 penerbangan domestik dan 229 penerbangan internasional tidak diberangkatkan.
Penerbangan terakhir di bandara tersebut dilayani pada pukul 01:50 WITA. Rencananya bandara itu akan dibuka mulai Kamis (10/3) pada pukul 06:00 WITA. Meski ditutup selama Nyepi, Bandara Ngurah Rai masih bisa menerima penerbangan darurat.
(wk/)