Kepala Pelaksana BPBD Asep Suparman memastikan tiga korban tewas setelah melihat kondisi di tempat kejadian.
- Tim WowKeren
- Rabu, 09 Maret 2016 - 22:25 WIB
WowKeren - Tiga orang korban dikabarkan masih berada di dalam reruntuhan Hotel Club Bali di komplek Vila Kota Bunga, Cipanas, Cianjur. Tiga orang tersebut adalah Budi Tanwardi Supena dan istrinya Meirina, serta seorang pria bernama Bun Susanto.
Budi dan Meirina berada di kamar nomor 145, sementara Bun terjebak di kamar 144. Sayangnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menilai harapan hidup ketiga orang tersebut sangatlah kecil.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, bahkan mengungkapkan ketiga korban dipastikan telah meninggal dunia. Asep mengungkapkan kabar ini setelah melihat situasi di lapangan. Selain itu, sudah tak terdengar lagi suara rintihan korban dari balik reruntuhan.
"Kita sudah mengetahui titik kamar dimana tubuh korban berada," ujar Asep pada Rabu (9/3/2016). "Melihat kondisinya kami pastikan korban sudah meninggal dunia."
"Mereka terhimpit tembok beton," tambahnya. "Yang di kamar 145 tertimpa tembok beton sementara yang di kamar 144 posisinya juga terhimpit beton. Tadi sudah kita lihat posisinya seperti menahan balok beton."
Saat ini proses evakuasi korban dikabarkan dihentikan untuk sementara. Hal itu karena kondisi hujan deras yang mengguyur lokasi kejadian. "Kemungkinan kita lanjut besok karena kondisi sudah tidak memungkinkan," ungkapnya.
Meski sulit, namun Tim SAR gabungan masih berupaya keras untuk mengevakuasi semua korban. "Namun, petugas masih terus berupaya," ujar Asep.
Seperti yang telah diketahui, Hotel Club Bali mengalami longsor karena hujan deras yang terus mengguyur daerah Cianjur. Tebing di belakang hotel tersebut longsor sehingga menyebabkan bangunan ambruk. Dari 11 korban, 8 orang berhasil diselamatkan Tim SAR gabungan dari reruntuhan hotel tersebut.
(wk/)