Cabut Laporan Ancaman, Menteri Yuddy Maafkan Guru Honorer Asal Brebes
Nasional

Menteri Yuddy memaafkan guru honorer asal Brebes dan mencabut tuntutannya di Polda.

WowKeren - Kasus guru honorer yang ditangkap karena mengirimkan pesan ancaman tengah menjadi sorotan publik. Guru yang diketahui bernama Mashudi itu meneror dan berkata-kata kasar melalui SMS pada Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia, Yuddy Chrisnandi.

Ancaman tersebut kabarnya diterima sejak Desember 2015 hingga Februari 2016. Akibat perbuatannya tersebut guru asal Brebes itu ditangkap oleh pihak Kepolisian.

Namun, dari kabar terbaru yang didapat diketahui jika laporan terhadap Mashudi dicabut. Diungkap oleh mediator kasus, Suswono, Menteri Yuddy memutuskan untuk memafkan guru honorer itu.


"Alhamdulilah Pak Yudi dengan jiwa besar dan lapang dada mau memaafkan. Dikira dia seorang calo," ujar Suswono dilansir dari Detik. "Tapi karena dia guru honorer dan dia mengirim surat minta maaf beliau memaafkan dan proses hukum akan dihentikan. Ancaman memang dari yang bersangkutan."

Keputusan tersebut dilakukan karena Mashudi telah menyesali perbuatannya. Ia telah menuliskan surat dan direkam oleh video. Guru salah satu SMA di Brebes itu mengaku lepas kontrol saat melakukan ancaman tersebut.

Sementara itu, ancaman Mashudi kabarnya karena ia tak kunjung diangkat menjadi guru tetap. Padahal ia telah mengabdi selama 16 tahun dan bertahan dengan gaji yang hanya sekitar Rp 350 ribu.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait