Korban mengaku pernah dipeluk, dicium, diraba hingga dirayu dan diajak tidur di kontrakan DP.
- Tim WowKeren
- Selasa, 15 Maret 2016 - 18:57 WIB
WowKeren - Seorang wartawati magang, D (23) baru-baru ini melaporkan redaktur DP atas tuduhan pelecehan seksual. Usai melaporkan ke pihak berwajib, D mengaku sempat didatangi oleh istri DP dan diminta untuk menempuh jalur damai.
Istri DP datang langsung ke rumah korban di Ngawi. "Hari Minggu kemarin istrinya (DP) datang bersama dua saudaranya," ujar Angga Sita Pranata (29), kakak kandung D seperti dilansir dari laman Tempo, Selasa (15/3).
Angga menyebutkan jika mereka mengatakan ingin menempuh jalur kekeluargaan dalam kasus ini. "Mereka minta kalau bisa diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Angga. Perwakilan keluarga DP juga meminta maaf pada korban D.
Tapi tawaran perdamaian ini ditolak oleh keluarga D. Keluarga korban tetap ingin kasus ini diselesaikan melalui jalur hukum. "Kalau bisa penanganannya tetap jalan," imbuh Angga.
Sementara itu, D merupakan wartawati magang di harian Radar Lawu, Ngawi, Jawa Timur. D mengaku kerap menerima pelecehan seksual dari redaktur DP baik secara verbal maupun tindakan. Bahkan D mengaku pernah dipeluk, dicium, diraba hingga dirayu dan diajak tidur di kontrakan DP.
Sekarang kasus pelecehan seksual ini sedang ditangani oleh Kepolisian Resor (Polres) Ngawi, Jawa Timur. Sejauh ini sebanyak 3 saksi sedang dimintai keterangan oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Ngawi terkait kasus pelecehan yang menimpa D.
(wk/)