PLN mengungkapkan sejumlah kota besar di Indonesia tak mengalami penurunan beban listrik saat Earth Hour 2016.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 Maret 2016 - 12:19 WIB
WowKeren - Anjuran mematikan listrik di Earth Hour 2016 rupanya tak terlalu berhasil tahun ini. PLN mengungkapkan sejumlah kota-kota besar di Indonesia tak mengalami penurunan beban listrik yang signifikan dalam perayaan Earth Hour 2016.
Menurut data PLN, beban listrik di Jakarta pada Sabtu (19/3/2016) pukul 21:00 WIB sebesar 5.667 mega Watt (mW). Padahal minggu lalu di hari Sabtu, beban listrik di Jakarta adalah 5.339 mW, sehingga diperkirakan malah naik 5,7 persen.
Peningkatan ini juga terjadi di Surabaya. Data menyebutkan saat Earth Hour Sabtu (19/3/2016) sekitar pukul 21:00 WIB beban listrik di Surabaya mencapai 1.369 mW. Sedangkan di waktu yang sama pada minggu lalu beban listrik di Surabaya 1.284 mW.
Perayaan Earth Hour 2016 ini juga dinilai gagal menurunkan beban listrik di Bandung. Di kota tersebut, beban listriknya dilaporkan sama dengan hari Sabtu pada minggu sebelumnya. "PLN mencatat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya tidak terjadi penurunan beban listrik saat Earth Hour," ujar Manajer Senior Public Relation PT PLN Agung Murdifi pada Minggu (20/3/2016).
Agung menduga kegagalan ini salah satunya dipengaruhi oleh naiknya suhu akhir-akhir ini. Sehingga masyarakat enggan mematikan AC saat Earth Hour 2016. "Bisa jadi itu penyebab penggunaan listrik oleh konsumen naik," ujar Agung.
Kenyataan ini tentunya berbeda dengan kondisi Earth Hour tahun lalu. Di 2015, Earth Hour berhasil menurunkan beban listrik sebesar 165 mW atau turun 4,7 persen. Padahal tahun ini Earth Hour 2016 sudah berusaha mensosialisasikannya dan menggaet kerja sama dengan Candi Borobudur serta Candi Prambanan.
(wk/)