Netter ikut berduka dan mengutuk pelaku bom karena telah membunuh nyawa anak-anak yang tak berdosa.
- Tim WowKeren
- Senin, 28 Maret 2016 - 08:59 WIB
WowKeren - Bom bunuh diri terjadi di Kota Lahore, Pakistan, dan menewaskan 65 orang serta 300 korban luka-luka, Minggu (27/3). Mayoritas korban bom yang terjadi di Taman Gulshan-e-Iqbal dekat pusat Kota Lahore ini merupakan perempuan dan anak-anak.
Saat insiden bom terjadi, taman kota itu dalam kondisi ramai karena bertepatan dengan Hari Libur Paskah. Kelompok Taliban Pakistan, Jamaat-ul-Ahrar mengaku sebagai pihak yang melakukan teror itu dengan target masyarakat Kristiani. "Targetnya adalah warga Kristen," ujar Juru Bicara Ehsanullah Ehsan dilansir dari Reuters.
"Kami ingin menyampaikan pesan ini kepada Perdana Menteri Nawaz Sharif bahwa kami telah memasuki Lahore," lanjut Ehsan. "Dia dapat melakukan apa saja yang ia inginkan, namun ia tidak akan bisa menghentikan kami. Para pelaku bom bunuh diri kami akan melanjutkan serangan-serangan ini."
Hashtag #PrayForPakistan pun langsung merajai Trending Topik Indonesia. Para netter dari berbagai belahan dunia turut mengungkapkan rasa duka sekaligus mengutuk pelaku bom yang tega menjadikan anak-anak sebagai korban.
"Aku menangis. Ini menyedihkan sekali. Membunuh anak-anak tak pernah menjadi jawaban untuk semuanya," ujar @mariumfarukh. "Bom bunuh diri terjadi di area bermain anak-anak. Apa yang terjadi dengan dunia ini?! Berhentilah membunuh manusia!" kata @MelisaGltn.
(wk/)