Pihak TNI terus melakukan koordinasi dengan pemerintah Filipina.
- Tim WowKeren
- Rabu, 30 Maret 2016 - 14:21 WIB
WowKeren - Indonesia sedang diramaikan dengan masalah WNI yang disandera oleh kelompok militan asal Filipina, Abu Sayyaf. Hingga saat ini, 10 awak kapal Brahma 12 masih bersama para teroris tersebut.
Kemenlu yang berkoordinasi dengan Polri dan TNI pun segera melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan para WNI itu. Panglima TNI Jenderal TNI, Gatot Nurmantyo, menyampaikan kalau pihaknya sudah mengetahui posisi kelompok militan Abu Sayyaf.
"Berdasarkan monitor dan koordinasi dengan tim dari Filipina, lokasi ada di Filipina," kata Gatot di markas besar TNI pada Rabu (30/3). "Mereka sudah tahu tempatnya. Setiap saat saya koordinasi, monitor."
Selain menyampaikan kalau pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Filipina, Gatot juga menyampaikan kesiapannya apabila sewaktu-waktu dibutuhkan bantuan. Kendati demikian, Gatot tidak menyampaikan secara detail persiapan seperti apa yang tengah dilakukan oleh para TNI.
"Kemudian saya hanya menyampaikan apapun yang diperlukan pemerintah Filipina, kami siap," tambahnya. "Siapnya bagaimana, itu adalah urusan saya."
(wk/)