Irjen Arman Depari mengaku setelah mengecek pada keluarganya, siswi SMA yang memarahi polwan itu ternyata anggota keluarga besarnya.
- Tim WowKeren
- Kamis, 07 April 2016 - 20:09 WIB
WowKeren - Insiden seorang siswi SMA yang memarahi polwan saat ditegur karena konvoi terus menjadi perbincangan masyarakat. Siswi SMA bernama Sonya Ekarina Sembiring itu sempat mengaku sebagai anak Irjen Arman Depari, Deputi Bidang Pemberantasan BNN. Namun hal itu langsung dibantah oleh Arman.
Hubungan antara Sonya dan Arman ini sempat menimbulkan tanda tanya. Sonya mengaku sebagai keponakan Arman di akun Instagram miliknya dan memanggilnya Pak Uda. Tapi sempat beredar kabar bahwa Arman mengaku tak memiliki hubungan saudara dengan Sonya.
Baru-baru ini Arman mengeluarkan pernyataan. Arman akhirnya mengakui Sonya sebagai keluarga besarnya. Arman mengaku memang sempat membantah, namun saat melakukan pengecekan dengan keluarganya ternyata Sonya merupakan anak dari saudaranya.
"Memang setelah saya dapat informasi saya tegaskan bahwa saya nggak punya anak perempuan, anak saya laki-laki. Dan setelah saya mendapat video kiriman lagi, baru saya tanya kepada keluarga bahwa memang betul," ujar Irjen Arman pada Kamis (7/4/2016). "Setelah itu kemudian ditegaskan bahwa itu memang keluarga besar saya, anak dari saudara saya."
"Banyak yang bertanya ke saya tindakan apa yang saya ambil. Nah, saya melihat ini memang ada sesuatu yang salah," tambahnya. "Kemudian saya juga melihat bahwa ini mungkin karena dia mau jadi pahlawan di antara teman-temannya mungkin begitu ya. Kalaupun saya harus marah apakah saya harus gampar? Atau dengan anak-anak seperti ini apakah harus saya laporin polisi untuk dipenjara?"
Irjen Arman pun akhirnya memutuskan untuk meminta maaf atas kelakuan Sonya tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaannya kepada sang polwan, Ipda Perida Panjaitan, yang melakukan tugasnya dengan baik saat menegur Sonya dan teman-temannya.
"Makanya saya lebih baik mengambil sikap, saya meminta maaf terutama kepada Polri bahwa apa yang telah dilakukan keluarga saya ini memang sungguh tidak terpuji," tegasnya. "Saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan saya kepada petugas polisi yang kemarin bertugas dan berhubungan langsung dengan yang bersangkutan."
"Saya melihat tindakan mereka cukup profesional dan sangat mengayomi," tutur Arman. "Oleh karena itu, saya dari keluarga menyampaikan permohonan maaf saya."
(wk/)