Komandan Tagana Banyuman membantah bahwa korban telah meninggal dunia.
- Tim WowKeren
- Senin, 18 April 2016 - 13:38 WIB
WowKeren - Seorang pendaki dari Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI), Irfan mengalami kecelakaan di lereng Gunung Slamet, Jawa Tengah. Ia dilaporkan jatuh ke jurang pada Minggu (17/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Tim gabungan pun dikerahkan untuk melakukan evakuasi.
"Tadi sekitar pukul 07.40 WIB, tim SAR (search and rescue) yang naik ke atas sudah menjangkau korban," kata Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Heriyana Ady Chandra di Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (18/4) "Ini masih dikoordinasikan dulu, kami lihat kondisi korban, termasuk 12 temannya bagaimana."
Heriyana mengatakan, korban bersama 12 rekannya akan segera diturunkan dari Gunung Slamet jika sudah siap. Ia juga membantah berita bahwa Irfan telah meninggal dunia.
"Kami upayakan turunkan pagi hari ini melalui jalur Baturaden," ujar Heriyana. "Diperkirakan akan sampai Baturaden dalam waktu empat hingga enam jam sesuai perlakuan dengan orang yang masih hidup. Informasi terakhir, dia masih hidup, masih sadar."
Medan pada jalur Baturaden sangat ekstrem sehingga memiliki tingkat kesulitan yang tinggi. Kendati demikian, Heriyana mengatakan bahwa tim SAR gabungan tetap mengupayakan penjemputan dan evakuasi melalui jalur Baturaden meskipun jalur Bambangan, Kabupaten Purbalingga, relatif lebih aman.
(wk/)