Pemerintah daerah setempat telah menurunkan alat berat untuk membersihkan jalan dari timbunan material longsor.
- Tim WowKeren
- Selasa, 19 April 2016 - 09:21 WIB
WowKeren - Bencana tanah longsor melanda Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Tanah longsor tersebut disebabkan karena hujan deras yang terjadi dalam dua pekan terakhir.
Setidaknya ada 35 ribu keluarga di 10 kecamatan di Tana Toraja terisolir lantaran akses jalan lumpuh akibat tertimbun longsor. Dilansir dari Tribunnews, Selasa (19/4), sebanyak 5 rangkaian jalan poros kecamatan, 4 jalan kabupaten dan 1 jalan nasional tertutup lumpur, batu dan bongkahan kayu.
Tak cuma itu, ada satu orang korban dilaporkan tewas yakni warga di Lembang Le'tek, Kecamatan Bittuang, Tana Toraja. Sejak Minggu (17/4) kemarin, sejumlah fasilitas umum seperti rumah ibadah, pasar dan layanan wisata juga tidak beroperasi karena terkena imbas bencana.
Saat ini, pemerintah daerah setempat telah menurunkan alat berat untuk membersihkan metarial longsor. Dilaporkan pula, kendaraan roda dua dan empat sudah mulai bisa melintas di beberapa jalur jalan. Sementara untuk badan jalan yang ambruk, pemerintah akan menyiapkan jalan darurat sambil menunggu perbaikan permanen dari Balai Besar Jalan Nasional Wilayah IV.
Di sisi lain, curah hujan yang menjadi penyebab longsor di Toraja memang selalu tinggi terutama di bulan April. Total hampir di 19 kecamatan di Toraja memiliki temperatur rendah antara 16 derajat sampai 26 derajat celcius dan kelembaban udara 82 sampai 86 persen.
(wk/)