Agenda konfrontasi antara Tamara dan WS masih belum menemui titik terang.
- Tim WowKeren
- Senin, 25 April 2016 - 19:14 WIB
WowKeren - Penyelidikan kasus penganiayaan yang dialami oleh Tamara Bleszynski hingga saat ini masih terus berlanjut. Demi mencari kebenaran, pihak kepolisian pun mempertemukan Tamara dengan pria bernama Wayan Sobrat (WS) yang diduga sebagai pelaku penganiyaan.
Agenda konfrontasi antara Tamara dan WS dimulai sejak pukul 12:00 WITA di ruang pemeriksaan Unit Reskrim Polsek Kuta Utara pada Senin (25/4). Acara tersebut masih berjalan alot lantaran pihak pelapor dan terlapor masih kukuh dengan versi mereka masing-masing. Kapolsek Kuta Utara Kompol Arta Ariawan mengatakan sampai saat ini peristiwa tersebut masih belum menemukan titik terang.
"Kami ada agenda konfrontir karena keterangannya berbeda. Kami sinkronkan dulu. Berdasar hasil visum memang ada kekerasan," ujar Kompol Ariawan kepada Baliexpress dilansir JPNN pada Senin (25/4). "Korban (Tamara) mengalami luka memar di bagian kepala sebelah kanan bawah."
Menurut Ariawan, status WS baru sebatas terlapor. Hingga saat ini, masih belum ada tersangka yang ditetapkan mengingat belum adanya bukti yang cukup.
"Selain alat bukti fisik, kami masih mencari alat bukti lain lagi biar kasus ini terang benderang," lanjut Ariawan. "Ya, ke depan satu tahap dilewati kan bisa di konfrontasi lagi. Itu langkah-langkah, yang akan kami ambil."
(wk/)