Pembebasan ini menyusul 10 orang WNI yang sebelumnya sudah dilepaskan.
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 Mei 2016 - 15:11 WIB
WowKeren - Kelompok Abu Sayyaf akhirnya membebaskan empat orang warna negara Indonesia (WNI). Keempat WNI itu diantar ke kediaman Gubernur Sulu Abdusakur, Totoh Tan, pada Rabu (11/5).
Keempat WNI itu adalah Mochammad Ariyanto Mijnan, Lorens Peter, Dede Irfan Hilmi, dan Samsir. Pembebasan ini menyusul 10 orang asal Indonesia yang sebelumnya sudah dilepaskan oleh kelompok Abu Sayyaf.
Menurut Tan, pembebasan empat WNI itu dilakukan tanpa membayar uang tebusan. Ia juga menyebut Kepala Moro National Liberation Front (MNLF), Nur Misuari, untuk kedua kalinya sudah berjasa dalam pembebasan WNI.
"Tidak ada uang tebusan yang dibayarkan untuk kebebasan orang Indonesia," ujarnya. "Itu persuasi MNLF dan upaya bersama dari militer, polisi dan pemerintah daerah serta provinsi."
Menurut kepolisian Sulu, empat sandera WNI itu diantar oleh orang yang tidak dikenal. Mereka kemudian dibawa ke rumah sakit Teodulfo Bautista di Jolo untuk menjalani serangkaian pemeriksaan. Setelah menjalani prosedur pemeriksaan kesehatan mereka akan dikembalikan pada otoritas Filipina.
Sebelumnya, keempat WNI ini diculik kelompok Abu Sayyaf pada Jumat (15/4). Mereka disandera saat berada di laut lepas Provinsi Tawa Tiwi, dekat perbatasan Sabah.
(wk/)