Tak Hanya 'Dahsyat', Program-Program RCTI Ini Juga Disoroti dalam Rapat KPI
TV

KPI memberikan penilaian pada program-program yang telah tayang di RCTI.

WowKeren - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memang sedang mengadakan penilaian terhadap stasiun televisi Tanah Air. Evaluasi terhadap program-program stasiun televisi diungkapkan dalam rapat Evaluasi Dengar Pendapat (EDP).

Belum lama ini, PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) menghadiri rapat EDP ini. Pihak KPI menyoroti beberapa program yang dianggap kurang. Seperti salah satunya program "Dahsyat" yang dinilai sudah berubah menjadi variety show bukan lagi acara musik.

Selain "Dahsyat", pihak KPI juga menyoroti program lain RCTI. Diantaranya adalah sinetron "Tukang Bubur Naik Haji" (TBNH) hingga "Silet". Sinetron "TBNH" dianggap memberikan gambaran negatif soal seseorang yang sudah menjalankan ibadah haji.


Komisioner KPI Pusat Koordinator Pengawasan Bidang Isi Siaran, Agatha Lily juga menyampaikan catatan untuk "Silet" dan "Dahsyat". Menurutnya, lembaga penyiaran tak seharusnya digunakan untuk menyiarkan kabar yang belum dicek kebenarannya seperti dua program itu.

Dalam kesempatan ini, pihak RCTI yang diwakili oleh Syafril Nasution selaku Direktur memberikan tanggapan atas penilaian KPI. Syafril membeberkan jika pihaknya sudah melakukan usaha peningkatan kualitas program siaran, seperti misalnya melaui tayangan Iklan Layanan Masyarakat.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!