Puluhan Mobil Internet Terparkir di Sawah, Kominfo Tak Mau Tahu
Nasional

Kominfo justru angkat tangan dengan masalah terlantarnya puluhan mobil internet itu karena merasa bukan tanggung jawabnya.

WowKeren - Puluhan mobil internet ditemukan terparkir di tengah sawah dan tak terurus di Desa Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Mobil ini sendiri ditemukan oleh Pengurus Bidang Perguruan Tinggi dan Kepemudaan (PTKP) Komisariat Dakwah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak.

Hal ini terungkap dari akun jejaring sosial milik seorang netizen bernama Nazier Fariz. Nazier menuliskan kalimat panjang yang intinya kecewa dengan banyaknya mobil internet yang menurutnya masih layak pakai itu terbelangkalai.

"Sedikit ironis sekali mobil yang masih layak pakai untuk membantu kebutuhan pelajar dalam media masa ini di salah gunakan dan di tempatkan pada tempat yang bukan tempatnya. Masih tidak diketahui asalnya punya siapa," tulis Nazier. "Tapi harapan kami kepada pemerintah setempat untuk bisa menindak lanjuti hal ini. Karena bagi saya ini sangat berharga untuk kemajuan dunia pendidikan. Atau modernisasi rezim."

Seseorang yang mengenal tipe mobil internet tersebut menduga keluaran 2010 dan seharga Rp 278,5 juta perunit kala itu. "Jika bernilai beli tunai (baru) Rp 278,5 juta/unit x 56 unit terbengkalai, berarti terjadi pemborosan anggaran Rp 15 miliar, 596 juta dan atau merugikan keuangan negara," jelasnya.


Sementara itu, pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika justru tak mau tahu terkait puluhan mobil internet tersebut. Pasalnya, menurut mereka hal ini merupakan tanggung jawab pemenang tender Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK), yaitu PT. Lintasarta.

"Kominfo sudah enggak ada urusan dengan itu," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo, Ismail Cawidu seperti dilansir dari Viva. "Dulu kan PT. Lintasarta kan yang menang tender, dia kemudian pesan mobilnya ke PT. WEB, ini yang bikin mobilnya."

Lebih lanjut, Cawidu menjelaskan bahwa Kominfo tak memiliki kewajiban mengurusi masalah MPLIK karena sudah diserahkan ke dua perusahaan tersebut. "Jadi yang atur (MPLIK) itu kedua perusahaan itu, sebagai vendor pemenang. Enggak ada urusannya dengan Kominfo," pungkasnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!