Sayang, hingga saat ini sudah mencapai 10 ekor paus yang mati.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Juni 2016 - 13:40 WIB
WowKeren - Masyarakat Probolinggo baru-baru ini dihebohkan dengan terdamparnya 32 ekor paus di Pantai Randupitu, Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Terdamparnya puluhan paus berjenis paus pilot tersebut merupakan pertama kalinya yang terjadi di pantai pesisir utara Probolinggo itu.
"Memang ada sebelumnya beberapa kali kejadian paus terdampar. Tapi yang sampai puluhan baru kali ini terjadi," ungkap Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandi, dilansir Tempo pada Jumat (17/6). "Selain itu yang biasanya terdampar ikan berjenis hiu paus. Paus pilot ini juga pertama kalinya."
Menurut Dedy, habitat paus-paus tersebut bukan berasal dari perairan Probolinggo. Penyebab terdamparnya ikan paus itu pun diduga akibat dampak badai yang bergejolak di Laut Selatan. Pasalnya, gelombang Laut Selatan memang tengah naik hingga menyebabkan arusnya deras.
"Ada 32 yang terdampar dan secara fisik, mereka (paus) oleng terkena hantaman arus dan gelombang yang kuat. Tak hanya itu, teraduknya laut turut membuat semua plankton tercampur termasuk yang beracun," terang Dedy. "Sebagian plankton beracun tersebut kemudian bercampur dengan makanan paus yang akhirnya menyebabkan mereka keracunan dan oleng setelah tak sengaja memakan plankton itu."
Hingga berita ini diturunkan, jumlah paus terdampar yang mati sudah mencapai 10 dari 32 ekor. Rencananya, 10 ekor bangkai ikan paus tersebut akan dikuburkan oleh warga sekitar.
(wk/)