Kunjungi Natuna, Jokowi Tunjukkan Sinyal Tegas Untuk Tiongkok
Nasional

Kapal perang Indonesia beberapa kali harus berhadapan dengan nelayan Tiongkok yang kedapatan mencari ikan di perairan Natuna.

WowKeren - Presiden Indonesia, Joko Widodo, sepertinya tidak menganggap remeh kapal nelayan Tiongkok yang kerap mencuri ikan di perairan Natuna. Saat mengunjungi kepulauan Natuna pada Kamis (23/6), Jokowi memberikan sinyal tegas untuk Tiongkok.

Menurut Menko Polhukam, Luhut Panjaitan, Presiden ingin kawasan Natuna dikembangkan di sisi ekonomi termasuk eksplorasi minyak dan gas. Tak hanya itu saja, pemerintah juga sedang mengkaji posisi Natuna untuk memperkuat sektor pertanahan RI.

"Kita memberikan sinyal," ujar Luhut di KRI Imam Bonjol pada Kamis (23/6). "Presiden juga kebetulan belum pernah kemari. Beliau datang kemari lihat dan ini mungkin Presiden pertama juga yang datang kemari."


Senada dengan Luhut, Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto mengungkap kunjungan Presiden ini menunjukkan ketegasan Indonesia pada Tiongkok. Presiden dianggap memberikan sinyal agar Tiongkok tidak bermain api dengan Indonesia.

"Kunjungan Presiden dengan sejumlah menteri ke Natuna dan melakukan rapat terbatas menunjukkan ketegasan pemerintah Indonesia terhadap klaim pemerintah Tiongkok," tutur Hikmahanto dalam keterangan tertulis dilansir Detik. "Pesan yang hendak disampaikan adalah agar pemerintah Tiongkok tidak bermain api dengan Indonesia di wilayah Natuna."

Sebagai informasi, kapal perang Indonesia beberapa kali harus berhadapan dengan nelayan Tiongkok yang kedapatan mencari ikan di perairan Natuna. Tiongkok rupanya menganggap kawasan Natuna masih masih dalam wilayah mereka untuk mencari ikan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait