Selain itu, pihak Polri dan Interpol masih terus mendalami ada atau tidaknya kaitan antara bom Solo dengan Arab Saudi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 06 Juli 2016 - 14:51 WIB
WowKeren - Peristiwa meledaknya bom bunuh diri di Mapolresta Solo, Selasa (5/6) pagi kemarin rupanya cukup meresahkan publik. Meski begitu, masyarakat berusaha untuk tidak panik dan tetap waspada di manapun berada.
Namun siapa sangka, ternyata Kepolisian RI (Polri) sebelumnya telah mendapat peringatan dini dari Interpol. Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Agus Rianto.
"Pastinya kami dapat early warning itu, karena kami kan terus menjalin komunikasi dengan Interpol," kata Agus Rianto seperti dilansir dari Kompas. "Tapi memang early warning tersebut tidak spesifik waktu dan tempatnya, mereka hanya memperingatkan adanya eskalasi aktivitas kelompok-kelompok teroris."
Bukan hanya itu, pihaknya hingga kini mengaku masih terus berkomunikasi dengan Interpol. Tujuannya adalah untuk mendalami ada atau tidaknya kaitan antara ledakan bom di Solo dengan di Arab Saudi.
(wk/)