Sinetron 'Anak Jalanan' dianggap melecehkan dan melakukan penistaan terhadap agama Islam.
- Tim WowKeren
- Selasa, 19 Juli 2016 - 12:54 WIB
WowKeren - Sinetron "Anak Jalanan" tengah menuai kecaman usai mengadakan jumpa fans di atas Masjid Alkautsar Ciparay, Anyer. Tak hanya menuai kecaman, buntut jumpa fans tersebut kabarnya membuat sinetron ini bakal dilaporkan pada pihak berwajib.
Menurut salah satu aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) Wilayah Banten, Angga Wijaya, pihaknya akan melayangkan somasi kepada RCTI dan rumah produksi "Anak Jalanan". Sinetron yang dibintangi oleh Steven William dan Natasha Wilona itu dianggap melecehkan dan melakukan penistaan terhadap agama Islam.
"Atas pelecehan yang telah mereka lakukan, somasi kami layangkan dan mereka harus meminta maaf secara terbuka kepada umat Islam, khususnya masyarakat Banten," ujar Angga dilansir Berita Banten pada Selasa (19/7). "Sudah kami kumpulkan bukti-bukti, bahwa ini adalah bentuk penistaan terhadap agama Islam kami. Laporan ke pihak penegak hukum segera kami layangkan."
Senada dengan Angga, Aktivis Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Kabupaten Serang, Saidina Ali juga meminta pengurus masjid tempat diadakan jumpa fans itu melakukan protes kepada rumah produksi "Anak Jalanan" dan RCTI. Saidina bahkan menyebut seharusnya para artis sinetron itu tidak diizinkan untuk melakukan syuting di masjid tersebut.
"Sudah selayaknya RCTI dan para artis itu meminta maaf pada umat Islam, ini untuk meredam kemarahan umat," ujar Saidina. "Kalau mereka seolah-olah tidak ada masalah, ini salah besar dan saya mendukung dibawa ke ranah penistaan agama."
Saidina pun mengaku kecewa dengan sikap generasi muda dan masyarakat Anyer. Pasalnya, masyarakat justru memberikan sambutan berlebih terhadap para pemain "Anak Jalanan".
"Mungkin kalau masyarakat tidak memuji-muji mereka, tidak akan ada kegiatan jumpa fans seperti di masjid itu," imbuh Saidina. "Kenapa umat Islam kita juga malah diam saja dan tidak mengusir mereka dari masjid saat itu."