Dengan kematian Santoso, kelompok teroris ini dipastikan akan tercerai berai dan kocar-kacir.
- Tim WowKeren
- Selasa, 19 Juli 2016 - 14:29 WIB
WowKeren - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Brigadir Jenderal Rudy Sufahriadi akhirnya memastikan bahwa salah satu korban tewas dalam baku tembak di hutan pedalaman Poso pada Senin (18/7) adalah Santoso alias Abu Wardah. Sedangkan satu korban lagi diduga adalah tangan kanan Santoso.
"Iya," ujar Rudy dilansir CNNIndonesia pada Selasa (19/7). "Sudah pasti Santoso."
Kabar tewasnya Santoso ini langsung mendapat apresiasi dari anggota DPR RI. Menurut anggota Komisi I DPR Charles Honoris, kematian Santoso ini adalah bukti bahwa Kapolri Jenderal Tito Karnavian sudah menepati janjinya.
"Tito sudah melunasi janjinya sewaktu menjadi Kepala BNPT," ujar Charles. "Menangkap dan meringkus Santoso hanya menunggu waktu saja. Dan hari ini janji itu sudah terealisasi."
Charles juga mengakui keberhasilan ini tak lepas dari koordinasi yang baik antara TNI, Polri dan BNPT. Dengan kematian Santoso, kelompok teroris ini dipastikan akan tercerai berai dan kocar-kacir.
"Presiden Jokowi tidak salah memilih Kapolri," imbuh Charles. "Ke depan, koordinasi dengan institusi lain harus semakin diperkuat dalam operasi-operasi memberantas kelompok teroris yang masih mengancam keamanan nasional."
(wk/)