Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan memberhentikan Archandra Tahar dari jabatannya sebagai Menteri ESDM.
- Tim WowKeren
- Senin, 15 Agustus 2016 - 23:04 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo mengeluarkan keputusan yang cukup mengejutkan. Setelah berbagai isu tentang dwi kewarganeraan yang merebak, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Archandra Tahar akhirnya diberhentikan dari jabatannya.
Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Negara pada Senin (15/8/2016). Dengan ini maka Archandra Tahar hanya menjadi menteri selama 20 hari saja.
"Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber," ujar Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam konferensi persnya di Istana Negara. "Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar dari posisinya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral."
Sementara, Luhut Panjaitan ditunjuk sebagai PLT Menteri ESDM sampai diangkatnya Menteri ESDM definitif. Seperti yang telah diketahui, diturunkannya Archandra ini merupakan buntut dari merebaknya isu yang menyebutkan bahwa dirinya memiliki dua kewarganegaraan.
Meskipun Arcandra Tahar telah memastikan dirinya masih menjadi WNI. Pria kelahiran Padang itu memang telah bermukim dan berkarir di Amerika Serikat selama 20 tahun.
Namun Archandra Tahar sebenarnya telah menjelaskan bahwa ia sudah mengembalikan semua proses yang berkaitan menjadi warga Amerika Serikat. Ia juga sempat berdalih bahwa dirinya memegang paspor Indonesia yang valid.
"Proses-proses yang di sana, yang berkaitan dengan pertanyaan teman-teman, itu sudah saya kembalikan semua. Saya orang Padang asli. Istri saya juga orang Padang asli. Lahir dan besar di Padang, cuma kuliah S2 dan S3 di Amerika," ungkap Archandra Tahar saat itu. "Saya pergi ke Amerika tahun 1996. Sampai saat sekarang saya masih memegang paspor Indonesia. Paspor Indonesia saya masih valid."
(wk/)