Begini penjelasan mengenai pengunduran pemasaran Galaxy Note 7 di Indonesia.
- Tim WowKeren
- Rabu, 31 Agustus 2016 - 13:43 WIB
WowKeren - Samsung baru saja meluncurkan phablet android terbarunya, Galaxy Note 7 awal Agustus lalu. Tentunya warga Indonesia pecinta produk ini sudah melakukan pre-order saat awal peluncurannya.
Sayangnya, pemesan Galaxy Note 7 harus menunggu lebih lama sebelum mendapatkan smartphone teranyar ini. Pasalnya, Samsung kewalahan menerima pesanan yang jauh dari ekspektasinya. Hal ini dijelaskan oleh Vebbyna Kaunang, selaku Marketing Director IT & Mobile Samsung Indonesia.
"Pre-order dari seluruh dunia melampaui ekspektasi Samsung. Jadi, mau tidak mau kami harus melakukan penyesuaian ketersediaan barang," ungkap Vebbyna dilansir dari Kompas. "Sebab, permintaan pasar lebih tinggi daripada yang kami siapkan di awal."
Ia pun menjelaskan mengenai perubahan tanggal pengambilan yang seharusnya tanggal 1 menjadi 17 September. "Tanggal pengambilan terpaksa diundur menjadi 17 September. Kami tetap memprioritaskan konsumen yang telah melakukan pre-order," jelas Vebbyna.
Untuk Galaxy Note 7 yang dipasarkan di Indonesia, sebenarnya dirakit di pabrik Samsung kawasan industri Cikarang, Bekasi. Sayangnya, sebagian komponen yang diperlukan masih harus didatangkan dari luar Indonesia. Penundaan ini tak hanya terjadi di Indonesia, melainkan di beberapa negara Asia dan Eropa.
(wk/)