Mirna menunjukkan gestur tak nyaman saat bertemu dengan Jessica, seperti apa?
- Tim WowKeren
- Kamis, 01 September 2016 - 14:01 WIB
WowKeren - Kamis (1/9), persidangan kasus kematian Wayan Mirna Salihin kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Kali ini Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali menghadirkan saksi ahli, Kriminolog yang juga Penasihat Kapolri Bidang Kriminologi, Ronny Rasman Nitibaskara.
Dalam kesaksiannya, Ronny mengungkap jika Mirna tampak tak nyaman bertemu dengan tersangka Jessica Kumala Wongso. Padahal keduanya bersahabat baik. Hal itu diketahui melalui gestur korban yang terekam CCTV di Kafe Olivier.
Dari rekaman terlihat Mirna dan Jessica sempat berpelukan saat tiba di Kafe Olivier. Namun, Mirna tampak memeluk dengan satu tangan dan mengelus Jessica namun tak benar-benar menempelkan tubuhnya. Hal itu mengindikasikan jika Mirna tak merasa nyaman dan cenderung menolak atau menghindari Jessica.
"Perilaku memberi jarak tersebut menunjukkan bahwa Mirna merasa tidak nyaman melakukan pertemuan dengan Jessica di saat itu. Setiap orang cenderung mengarahkan, mendekatkan tubuhnya ke orang lain yang membuatnya nyaman. Ketika tidak nyaman menjauhnya dirinya tersebut," terang Ronny.
Lebih lanjut, Ronny juga sempat menjelaskan jika Jessica membuat gestur yang menujukkan kecemasan. Ia tampak beberapa kali mengibaskan rambutnya.
"Mengibaskan rambut adalah sinyal menenangkan atau menyamankan diri sendiri ketika berada dalam situasi dan kondisi tegang. Situasi dan kondisi yang dianggap membuatnya tidak nyaman membuatnya gelisah, cemas ketika seseorang berada dalam situasi kondisi di atas, ia akan menyentuh bagian tubuh dirinya," imbuhnya.
Sementara itu, ini merupakan persidangan kasus Jessica dan Mirna dan ke-17. Hingga kini masih belum ditemukan titik terang dan tersangka juga belum mengakui telah membunuh korban.
(wk/)