Warga Rawajati Ngotot Dirikan Tenda Usai Digusur, Wali Kota Jaksel Heran
Nasional

Ini alasan warga Rawajati menolak pindah dan memilih mendirikan tenda di pinggir jalan...

WowKeren - Kamis (1/9), Pemkot Jakarta Selatan dan Satpol PP telah melakukan penertiban di pemukiman penduduk di kawasan Rawajati. Meski sempat terjadi bentrokan, sejumlah bangunan akhirnya berhasil dihancurkan.

Meski telah kehilangan tempat tinggal, sejumlah warganya nyatanya tetap menolak untuk pindah. Mereka malah mendirikan tenda di pinggir jalan di sekitar trotoar Kalibata City.

Para warga itu mengaku tak mau pindah lantaran sudah lama tinggal di Rawajati, meski tak memiliki sertifikat tanah. Mereka juga menolak untuk menempati Rusun Marunda yang telah disediakan oleh pemerintah.


Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi baru-baru ini buka suara menanggapi warga yang menolak dipindahkan tersebut. Ia mengaku heran mengapa mereka menolak Rusun yang telah disediakan. Meski begitu, pihaknya mengaku akan tetap berusaha untuk memberi pengertian.

"Biarkan saja dulu, itu mereka hanya buat ngundang perhatian saja," ujar Tri Kurniadi dilansir dari Detik. "Nanti kita lakukan pendekatan supaya mau ke rusun."

Sementara itu, ini bukan pertama kalinya Rusun Marunda menjadi tempat bagi warga yang digusur. Sebelumnya, warga Kalijodo juga dipindahkan ke rumah susun tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait