Simak permintaan maaf orangtua pelaku bom gereja Medan atas aski yang dilakukan anaknya.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 03 September 2016 - 11:39 WIB
WowKeren - Percobaan bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Medan beberapa waktu lalu membuat heboh publik. Pasalnya, pelaku IAH hanyalah pemuda berusia 18 tahun.
Kejadian itu tentunya membuat orangtua IAH bersedih. Meski menganggap jika putranya hanya korban, mereka tetap menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh IAH.
Baru-baru ini orangtua IAH mengungkap rasa bersalahnya pada warga Sumatera Utara dan pastor yang menjadi korban. Bahkan dalam video yang dirilis Kompas sang ibu tampak menangis saat berbicara di hadapan awak media.
Orangtua pelaku menjelaskan, IAH sempat pamit ke sebuah minimarket sebelum melakukan aksinya. Mereka sama sekali tak menyayangkan putranya nekat melakukan aksi teror bom itu.
Sementara itu, ayah IAH mengungkap jika putranya hanya korban. Pemuda 18 tahun itu akan dibela ayahnya sendiri yang bekerja sebagai pengacara dan juga 30 kuasa hukum lainnya.
(wk/)