Bupati Dedi Mulyadi ungkap alasan dibalik larangan pekerjaan rumah (PR) untuk siswa.
- Tim WowKeren
- Senin, 05 September 2016 - 15:43 WIB
WowKeren - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi membuat kebijakan yang menghebohkan dan tidak biasa. Ia baru-baru ini mengeluarkan larangan untuk guru di seluruh sekolah di daerahnya memberikan pekerjaan rumah (PR) kepada siswa.
Larangan itu disampaikan melalui surat edaran yang diterbitkan Senin (5/9). Menurut Bupati Dedi, pelajaran harusnya disampaikan di sekolah saja dan tidak menjadi beban untuk anak di rumah.
"Larangan itu akan segera dikeluarkan melalui surat edaran bupati," ujarnya. Bupati Dedi menjelaskan jika PR seharusnya merupakan terapan ilmu yang bisa mengembangkan kreatifitas dan sesuai dengan minat serta potensi anak.
"Jelas harusnya PR itu disesuaikan dengan minatnya. Siswa hobi membuat sambal, maka diarahkan bagaimana siswa mahir menyambal. Anak suka dengan puisi bikin puisi, temanya misalkan tentang hewan ternak," imbuhnya.
Kebijakan ini langsung menuai beragam reaksi dari banyak pihak. Meski begitu sebagian murid-murid di Purwakarta menyambutnya dengan gembira.
(wk/)