Rame Isu Pajak, Begini Tanggapan Twitter Indonesia
SerbaSerbi

Begini tanggapan Twiter saat ditanya mengenai masalah pajak di Indonesia.

WowKeren - Publik kini tengah rame membahas mengenai pajak. Bahkan perusahaan mesin pencari terbesar Google juga menjadi sorotan lantaran diduga tak membayar pajaknya di Indonesia. Hal itu karena Google belum menjadi badan usaha tetap (BUT).

Pemerintah pun mulai membidik beberapa perusahaan internet global (OTT) lain seperti Twitter, Yahoo dan Facebook. Twitter sendiri hanya memiliki kantor perwakilan, sehingga transaksi bisnis di Tanah Air tidak berpengaruh ke pendapatan negara.

Mengenai hal tersebut, Twitter Indonesia pun memberikan tanggapannya. "Semua dalam proses, saya tidak akan memberikan respon soal ini," ungkap Roy Simangunsong, Country Bussines Head Twitter Indonesia dilansir dari Kompas. "Bagi saya, semua yang diminta itu sedang berjalan."


Menurut Roy, pihak perusahaan akan menjalin komunikasi dengan pemerintah terkait hal itu. Pihak Twitter juga berusaha memenuhi apa yang dipersyaratkan pemerintah Indonesia. Namun ia masih belum dapat memastikan apakan Twitter akan mendaftar sebagai BUT.

"Semua masih dalam proses," tukas Roy. "Di Indonesia itu regency. Banyak proses yang harus dilalui, ada banyak hal. Kalau harus menjawab kekurangan apa, yang menjawab dari pemerintah Indonesia."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!