Maia mengunggah tweet dan mengingatkan publik soal pemahaman agama agar tak mudah diadu domba.
- Tim WowKeren
- Jumat, 07 Oktober 2016 - 13:21 WIB
WowKeren - Saat ini publik sedang mengkritik Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ini karena isu kalau Ahok mengaku "dibohongi" Surat Al Maidah ayat 51.
Saya ingin cerita ini supaya bapak ibu semangat. Jadi nggak usah pikiran, 'Ah... nanti kalau nggak kepilih pasti Ahok programnya bubar', Nggak, saya sampai Oktober 2017. Jadi jangan percaya sama orang, kan bisa aja dalam hati kecil bapak ibu nggak bisa pilih saya, ya kan. Dibohongin pakai Surat Al Maidah 51, macem-macem itu. Itu hak bapak ibu, jadi bapak ibu perasaan nggak bisa pilih nih, 'karena saya takut masuk neraka', dibodohin gitu ya. Nggak apa-apa, karena ini panggilan pribadi bapak ibu. Program ini jalan saja," kata Ahok.
Dalam Quran surat Al Maidah 51, tercantum anjuran agar penganut agama Islam tidak memilih pemimpin Nasrani dan Yahudi. Meski begitu, Ahok menegaskan kalau ia tak menghina surat tersebut namun menyindir pihak yang berniat memakai ayat itu untuk mempengaruhi orang lain agar tidak memilihnya.
Sayangnya, pembelaan diri Ahok tetap tak membuat kemarahan publik dan sejumlah pemuka agama mereda. Menanggapi kritikan netter, Maia Estianty yang pernah bertemu Ahok di salah satu acara sempat mengisyaratkan dukungan. Maia mencoba netral dan mengingatkan publik untuk tak mudah diadu domba.
"Masih banyak manusia yg fanatik thd agama, bukan fanatik thd Tuhannya," kata Maia. "Sehingga mudah di adu domba."
Kicauan Maia ini kemudian menuai beragam komentar dari netizen. Sebagian memihak namun tak sedikit yang balik mengkritik Maia.
"100 buat mbak Maia ya, fanatic ttg agama menurutku primitive banget," kata netizen. "Keren bunda status ini, smart, paling bijak," ujar yang lainnya. "Jangan terlalu dekat dengan penguasa bunda karena pisau yang tajam pun akan jadi tumpul, kekerabatan akan mengalahkan nurani," saran seorang netter. "Daripada fanatik a-hok mending fanatik Allah dengan cara menjalankan perintah agama," ujar netter yang tak sepaham dengan Maia.
(wk/)