Hidup Tanpa Tempurung Kepala, Bocah 6 Tahun di Ciamis Dinyatakan Sehat
SerbaSerbi

Beginilah nasib malang bocah perempuan yang hidup tanpa tempurung kepala.

WowKeren - Tempurung kepala merupakan tulang yang berfungsi untuk melindungi organ di dalamnya. Apa jadinya jika manusia hidup tanpa tempurung kepala seperti bocah perempuan ini?

Octaviani, bocah perempuan sejak lahir tidak memiliki tempurung kepala. Saat lahir dengan kondisi tersebut, dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis sempat memvonis Octaviani hanya bisa bertahan hidup dalam seminggu.

Namun Octaviani mampu bertahan hidup sampai usia enam tahun. Meski mengalami gangguan syaraf, tidak dapat berjalan dan belum bisa melihat dengan jelas, Octaviani tetap sehat. Baru-baru ini Octaviani baru menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin Bandung. Ia hanya melakukan rawat jalan atas kondisinya tersebut.

Dokter Sepesialis Bedah Syaraf Anak, Mirna Sobana Adriansyah menyatakan kondisi bocah asal Ciamis itu belum ada indikasi khusus. Oleh karena itu ia hanya perlu menjalani rawat jalan terlebih dahulu.


"Pasien ini datang dengan adanya kelainan pada wajah dan tengkorak. Selain itu, rahang atas saluran nafas, juga ada pada tangan, jari-jarinya dan kaki," ujar Mirna dilansir Detik pada Kamis (3/11). "Belum rawat inap, masih rawat jalan saja. Karena belum ada indikasi. Selama ini juga yang bersangkutan hidup selama 6 tahun sehat-sehat saja."

Mirna belum dapat mengetahui penyebab kondisi Octaviani. Hal ini karena belum dilakukan pemeriksaan secara keseluruhan pada bocah malang itu. Ia tidak dapat memastikan apakah penyebab Octaviani lahir tanpa tempurung kepala disebabkan karena kelainan genetik atau pun adanya infeksi pada fase awal kehamilan.

"Mungkin di semester pertama ada infeksi virus atau ada obat-obatan yang mengakibatkan saat akan proses embrio genesis," terang Mirna. "Biasanya gangguan pada semester pertama. Gangguan bisa bermacam-macam. Sering kali ada gangguan nerofor."

Beruntungnya seluruh biaya pengobatan Octaviani akan ditanggung sampai sembuh. Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Ciamis Iing Syam Arifin merupakan orang yang memfasilitasi pendanaan tersebut.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!