Ternyata ini yang menyebabkan Presiden Joko Widodo tak bisa menemui para demonstran.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 05 November 2016 - 09:06 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo menuai beragam kecaman dari masyarakat. Hal tersebut terjadi lantaran sang presiden tak muncul saat demo, Jumat (4/11) dan justru memilih mengurus proyek.
Berdasarkan laporan diketahui jika Jokowi baru menggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri pada 22:05 WIB. Pukul 00:05 ia baru menggelar konferensi pers digelar di Istana Merdeka terkait aksi unjuk rasa itu.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung baru-baru ini menjelaskan alasan Jokowi tidak kembali ke Istana. Menurutnya, sang presiden tidak bisa kembali karena jalur yang tertutup.
"Presiden 3-4 kali berkomunikasi dengan Mensesneg dan Seskab untuk kembali ke istana. Tapi karena karena jalan tidak memungkinkan, jadi atas saran paspampres tidak dilakukan," terang Pramono Anung.
Sementara itu, meski telah diimbau untuk damai, kerusuhan sempat terjadi saat demo memprotes penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tersebut. Akibatnya puluhan orang mengalami luka akibat gas air mata dan juga lemparan benda keras.
Dalam pernyataannya, Presiden Jokowi juga menyayangkan kerusuhan yang terjadi. Menurutnya, aksi unjuk rasa itu telah ditunggangi aktor-aktor politik yang melakukan provokasi.
"Kita menyesalkan, kejadian ba'da Isya yang seharusnya sudah bubar tetapi menjadi rusuh dan ini kita lihat telah ditunggangi oleh aktor-aktor politik yang memanaskan situasi," ujar Jokowi. "Terima kasih kami sampaikan kepada ulama, kyai, habib, ustad yang telah memimpin umatnya yang menyejukkan sehingga sampai magrib berjalan dengan tertib dan damai."
(wk/)