Apa alasan yang melatarbelakangi mantan Perdana Menteri Malaysia itu untuk mendukung demo 19 November depan?
- Tim WowKeren
- Jumat, 18 November 2016 - 13:21 WIB
WowKeren - Posisi Dato' Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak sebagai Perdana Menteri Malaysia terus digoyang. Rencana demo 19 November menuntut Najib Razak agar turun dari jabatan tidak membuatnya gentar. Najib menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk menggulingkannya adalah lewat Pemilu.
Kondisi politik Malaysia makin panas setelah mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad ikut angkat bicara. Dia menginstruksikan kelompok oposisi Najib Razak untuk turun ke jalan. Tidak hanya diserukan kepada kelompok penentang, seruan demo itu juga ditujukan kepada kelompok sipil dan pendukung hak dalam pemilu di Malaysia.
Mahathir mengatakan, peran aktif segala kalangan masyarakat dibutuhkan karena tujuan untuk menggulingkan PM Najib dari jabatannya bisa terwujud. Apalagi saat ini menurutnya kondisi Malaysia sudah memasuki masa kritis.
"Malaysia sudah menjadi negara dalam kondisi darurat. Najib telah menciptakan hutang miliaran ringgit yang tak mampu dibayar pemerintah," kata Mahathir dilansir CNN, 18 November. "Kita tidak bisa dipimpin seseorang yang dituduh oleh dunia telah menghilangkan begitu banyak uang. Saya harap seluruh warga Malaysia memberikan dukungannya dan turut serta di demonstrasi bersih ini."
(wk/)