Simak detil hasil dari serangan udara yang dilancarkan oleh para pemberontak Suriah di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Senin, 21 November 2016 - 14:11 WIB
WowKeren - Tanggal 19 November lalu para pemberontak di Suriah kembali melancarkan aksinya. Kali ini mereka menyerang lewat udara dengan menggempur bagian timur Aleppo, saat pasukan Suriah dan sekutu melanjutkan operasi yang tertunda. Pesawat perang, kendaraan tempur dan helikopter, tidak berhenti menyerang bagian timur Aleppo yang dipadati penduduk.
Serangan udara itu menyebabkan seluruh rumah sakit di area tersebut rusak dan membuat petugas medis tidak berdaya dalam membantu warga yang terluka. Badan Kesehatan Internasional (WHO) pun mengecam aksi serangan udara tersebut.
Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Susan Rice, menyebut bahwa Amerika Serikat mengutuk aksi serangan udara terakhir yang melumpuhkan rumah sakit di Aleppo. Susan meminta agar Rusia, yang merupakan sekutu Presiden Suriah Bashar al-Assad, untuk melakukan sesuatu guna mencegah serangan berikutnya. "Amerika Serikat meminta agar serangan bom dihentikan dan kami meminta Rusia untuk mengurangi terjadi kekerasan dan bisa memfasilitasi akses bantuan kemanusiaan bagi warga Suriah," kata Susan.
Sementara itu, badan monitor perang Suriah asal Inggris, Syrian Observatory for Human Rights, menyebut setidaknya 27 orang, termasuk anak-anak, terbunuh akibat serangan tersebut. Perwakilan WHO di Suriah, Elizabeth Hoff, mengonfirmasi bahwa seluruh rumah sakit di timur Aleppo, tidak bisa beroperasi. Beberapa rumah sakit masih beroperasi, namun warga ketakutan untuk datang karena banyaknya serangan yang terjadi.
(wk/)