Inspiratif, Bekas Pedagang Asongan Ini Dirikan Sekolah Gratis
SerbaSerbi

Begini kisah inspiratif pria yang mendirikan sekolah gratis di Jember.

WowKeren - Nur Fadil tampaknya bisa menjadi pedagang asongan yang patut menjadi panutan. Pasalnya, warga Dusun Manggis, Desa Sukorambi itu berhasil mendirikan sekolah-sekolah gratis di wilayah pinggiran Kabupaten Jember.

Pendirian sekolah gratis itu didasari pada perjuangan semasa kuliahnya dulu yang cukup berat. Dia harus berjualan asongan di salah satu ruas jalan untuk membiayai kuliahnya sendiri.

"Saya kuliahnya di UIJ (Universitas Islam Jember) fakultas Hukum," kata Fadil dilansir dari Detil, Selasa (22/11). "Saya tidak perlu malu berjualan asongan, bahkan saya tidur setiap harinya di gerobak asongan milik saya sendiri."


Karena jarak yang jauh dan jalur yang buruk, kebanyakan anak-anak di lingkungan asal Fadli hanya bersekolah hingga kelas 4 SD saja. Ditambah lagi orangtua siswa juga banyak yang tidak cukup memberi dukungan untuk bersekolah.

Fadli kemudian mendirikan sebuah sekolah beralaskan tanah dan berdinding anyaman bambu di Sukorambi. Tak sampai di situ, Fadli kemudian beberapa sekolah lain dengan 36 guru yang mengajar ribuan siswanya.

"Sekarang sudah ada sekitar 36 guru di lima sekolah itu," ungkap Fadli. "Saya menggratiskan seluruh biaya pendidikan bagi seluruh siswa, sementara gurunya saya beri uang pengganti transport Rp 15 ribu per tatap muka."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!