Ratusan Wakil Negara PBB Rela Antri Demi Nasi Kuning Indonesia di Wina
Dunia

Nasi kuning seperti apa yang membuat banyak perwakilan negara PBB tertarik untuk menikmatinya? Simak di bawah ini.

WowKeren - Kuliner Indonesia masih menggiurkan untuk dinikmati oleh lidah asing. Buktinya, ratusan pejabat, staf organisasi internasional dan diplomat asing di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Wina, rela mengantre lama demi menikmati nasi kuning Indonesia.

Nasi kuning itu disajikan khusus sebagai ikon promosi kuliner Indonesia dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 badan otonom PBB United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) pada festival kuliner di Vienna International Center, Wina (23/11).


Tumpeng nasi kuning di markas PBB ini disajikan dengan lauk sate lilit Bali, rendang, urap, sambal matah hasil racikan chef Theodora Hurustiati, seorang warga Indonesia berdomisili di Italia, dan sous-chef Helmi Adam dari Wina. Menu spesial itu dibandrol seharga Euro 8,90 per porsi (sekitar Rp 128 ribu). Lebih dari 300 porsi habis dalam waktu 2 jam.

"Di samping memiliki cita rasa kuat, tumpeng nasi kuning dinilai memiliki nilai filosofi kultur yang kuat hingga tepat untuk mewakili kekayaan kuliner tradisional Indonesia," kata Dubes Rachmat Budiman dilansir Detik, Jumat, 25 November.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!