Pemerintah Israel mendapat bantuan sejumlah negara untuk menangani musibah kebakaran.
- Tim WowKeren
- Jumat, 25 November 2016 - 10:54 WIB
WowKeren - Selama tiga hari belakangan ini, kebakaran hebat tengah melanda kota Haifa, Israel. Musibah itu memaksa ratusan warga yang tinggal di kawasan itu untuk mengungsi.
Dari keterangan pakar kebakaran itu pada mulanya terjadi di semak-semak. Namun api menyebar dengan cepat dan secara luas lantaran angin kencang dan musim panas berkepanjangan.
Demi menangani musibah ini pemerintah telah meminta bantuan negara lain. Diketahui 10 pesawat pemadam kebakaran dari Kroasia, Siprus, Yunani, Italia, Rusia, Amerika Serikat dan Turki, telah tiba di Israel.
Meski tidak ada korban jiwa, ada sekitar ribuan warga yang harus dirawat lantaran menghirup asap tebal. Tidak hanya itu kerusakan bangunan akibat lalapan api juga cukup parah.
Selain Haifa, Kamis (24/11) kebakaran hebat juga melanda Modi'in. Empat mobil polisi, delapan truk pemadam kebakaran, dan dua pesawat sudah dikerahkan untuk memadamkan api. Sejumlah ruas jalan juga ditutup.
Lembaga keamanan setempat saat ini tengah menyelidiki penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam pernyataannya baru-baru ini menyebutkan jika musibah itu adalah ulah pembakaran dan teroris. Ia bahkan menyerukan jika pihak yang bertanggung jawab agar dihukum dengan berat.
Kebakaran yang melanda Israel ini juga menarik perhatian publik Internasional. Belakangan di media sosial tagar Israel_on_Fire menjadi trending topik. Meski ada yang bersimpati, tidak sedikit yang menyebut jika musibah ini adalah balasan Tuhan atas apa yang dilakukan Israel pada Palestina.
(wk/)