Aksi 2 Desember Dipastikan Damai, Polisi Tak Bersenjata Amankan Demo
Nasional

Begini langkah pihak kepolisian mengamankan aksi unjuk rasa 2 Desember mendatang.

WowKeren - Baru-baru ini pihak kepolisian berhasil menemukan fakta jika ada sejumlah anggota ISIS yang berupaya mendompleng dalam kerusuhan demo 4 November lalu. Namun dengan ditangkapnya para pelaku tersebut, aparat meyakini jika aksi 2 Desember mendatang akan berjalan dengan damai.

"Kita tahu, kepolisian Indonesia berhasil mencegah dari pada pelaku teror. Sampai hari ini sudah sembilan (terduga teroris) yang kami tangkap," terang Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. "Yang paling bahaya, yang kami tangkap di Majalengka, itu sama kayak bom Bali kalau digunakan. Alhamdulillah bisa kami atasi. Kami bisa ungkap semua dari pada ancaman-ancaman teror."

Wakapolri mengungkap jika pihaknya meyakini jika aksi 2 Desember mendatang tidak ditunggangi ISIS dan akan berlangsung damai. Pihaknya mengaku siap mengamankan jalannya unjuk rasa tanpa membawa senjata.


"Teroris sudah ditangani secara khusus, sudah diantisipasi Densus. Demo nanti juga sudah ada pengamanan. Seperti biasa, polwan, (polisi) asmaul husna, dan tidak ada senjata," terangnya.

Sementara itu, demo 2 Desember mendatang disebut-sebut sebagai demo lanjutan dari aksi 4 November lalu yang menuntut Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera ditangkap. Berbeda dengan sebelumnya, kali ini massa berencana untuk menggelar sholat Jumat, istigotshah dan dzikir bersama.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!