Simak pembelaan diri dari Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi itu di bawah ini.
- Tim WowKeren
- Rabu, 30 November 2016 - 14:05 WIB
WowKeren - Heboh foto pegang paha seorang remaja berhijab yang ditegurnya di media sosial, membuat nama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi sasaran hujatan netter dan publik. Menyadari penuh kesalahannya, Dedi segera meminta maaf kepada masyarakat.
"Kalau postingan saya dianggap tidak baik, saya mohon maaf," kata Dedi di Pendopo Kabupaten Purwakarta, Rabu, 30 November dilansir Detik. "Kemarin itu tidak ada maksud sengaja memegang paha anak itu."
Sebagai Kepala Daerah, Dedi mengaku dirinya merasa bertanggung jawab mengubah pola pikir dan moral masyarakat. Dia menganggap siswi itu anaknya dan tak bermaksud apa-apa. "Hanya tujuan saya itu menunjukkan pada guru dan kepala dinas pendidikan yang datang bahwa selain anak itu salah karena memakai motor juga pakaiannya tidak sesuai antara kerudung dan celana sobek," jelas Dedi membela diri.
Kejadian itu berawal saat Dedi beserta pejabat Disdikpora, Guru, dan Kepala Desa, akan melihat aktifitas pelajar yang tengah membantu orang tuanya di daerah Kampung Cimanglid, Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Beberapa langkah setelah keluar mobil, tiba-tiba dari depan melaju cukup kencang sepeda motor jenis matic yang dikendarai oleh siswi SMPN tanpa memakai helm. Dedi menghentikan laju kendaraan motor tersebut. Saat ditanya oleh Dedi nama dan asal sekolah, siswi tersebut tetap diam dan menangis. Saat minta warga mencari orangtua remaja itu, Dedi sempat menegur cara berpakaian sang remaja yang tak pantas.
(wk/)