Ini alasan usulan moratorium ujian nasional (UN) ditolak di sidang kabinet paripurna.
- Tim WowKeren
- Rabu, 07 Desember 2016 - 20:41 WIB
WowKeren - Moratorium Ujian Nasional yang diusulkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy baru-baru ini memang menuai sejumlah kontroversi. Meski banyak yang mendukung, tidak sedikit yang menganggap hal tersebut kurang tepat.
Namun, baru-baru ini diketahui jika moratorium UN rupanya telah ditolak. Keputusan itu diambil usai sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Rabu (7/12).
"Ya, hasilnya usulan moratorium itu tidak disetujui, tapi disuruh kaji ulang," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK menuturkan jika UN merupakan salah satu upaya untuk mendorong peningkatan mutu serta pemerataan pendidikan di Indonesia.
Menurutnya, saat ini masih belum ada cara yang bisa menggantikan UN. "Kalau tanpa itu bagaimana caranya?" imbuhnya.
Meski begitu, pelaksanaan UN di Indonesia akan terus dievaluasi ulang. Langkah itu diperlukan demi meningkatkan kualitas dan juga menemukan kekurangan dari sistem yang ada.
"ASEAN semua (ujian), Tiongkok, India, Korea semua UN dengan ketat. Tanpa UN semangat anak belajar berkurang. Jadi usulan tadi tak diterima tapi dikaji dalam lagi memperbaiki mutunya," pungkas JK.
(wk/)