Peringati Hari HAM Sedunia, Jokowi: Masih Banyak Pelanggaran
Nasional

Instruksi Presiden Jokowi kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk penegakan HAM di tanah air dituliskan seperti di bawah ini.

WowKeren - Tanggal 10 Desember diperingati sebagai Hari Hak Asasi Manusia (HAM) sedunia. Menyadari bahwa masih banyak pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia, Presiden Joko Widodo pun meninggalkan pesan di akun resmi Facebook-nya.

"Memperingati Hari HAM Sedunia ke-68, 10 Desember, kita jadikan momentum meneguhkan komitmen, tekad, dan aksi nyata dalam perlindungan HAM," tulis Jokowi lewat akun Facebook (10/12). "Kita masih ada pekerjaan rumah: kasus pelanggaran HAM masa lalu, konflik agraria, pelanggaran hak masyarakat adat, perdagangan manusia, dan kejahatan seksual serta kekerasan pada anak. Negara harus hadir dalam menjamin terselenggaranya hak-hak politik, ekonomi, sosial, dan budaya seluruh warga negara."


Sehari sebelumnya (9/12), Jokowi telah mengadakan pertemuan dengan pimpinan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) di Istana Merdeka. Dia menyebut pemerintah masih terus memaksimalkan upaya dalam melakukan reformasi hukum, terutama berkaitan dengan penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM.

"Sesuai dengan amanah konstitusi, negara harus hadir dalam menjamin terselenggaranya hak-hak politik, ekonomi, sosial, dan budaya seluruh warga negara," ujar Jokowi. "Mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung, sehingga tidak ada pendidikan anak-anak yang terabaikan, di bidang kesehatan juga sama. kita pastikan hari ini kurang lebih 88 juta Kartu Indonesia Sehat yang untuk keluarga yang tidak mampu."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!