Begini cara Plt Gubernur DKI Jakarta memberikan peringatan untuk pasukan oranye yang terlibat kampanye cagub.
- Tim WowKeren
- Selasa, 13 Desember 2016 - 14:48 WIB
WowKeren - Kampanye cagub DKI Jakarta sempat menuai polemik. beberapa waktu lalu, 63 pegawai harian lepas (PHL) Dinas kebersihan DKI (pasukan oranye) terpaksa diskorsing lantaran berfoto dengan spanduk salah satu pasangan calon saat masih mengenakan seragam.
Meski begitu Pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono tampaknya melunak. Baru-baru ini, Sumarsono akhirnya mencabut skorsing tersebut dan kembali mempekerjakan mereka.
"Saya paham itu, bahkan ada istrinya yang SMS saya dan minta kebijakan, saya memahami. Maka kita mengambil langkah berikutnya skorsing tidak perlu sampai akhir kontrak. Tanggal 13 Desember ketemu istri bilang kalau kerja lagi. Tanggal 15 Desember bisa mulai kerja lagi, tetapi di tempat baru jangan kumpul lagi, dipencar," terang Sumarsono dilansir dari Detik.
Sumarsono beranggapan, 63 pasukan oranye itu dipencar demi memberikan pelajaran untuk lainnya. Dengan begitu, mereka bisa menceritakan pengalaman pada rekan kerjanya agar tidak melakukan kesalahan tersebut.
"Nanti akan diatur penempatannya kali ini, kalian mencar supaya bisa ngomong ke teman-teman yg lain. kami diskorsing karena ikut kampanye. Supaya saudara-saudara bisa jadi kader untuk memberitahu tahu teman-teman yang lain jangan ikut kampanye kerja aja yang benar," imbuhnya.
Lebih lanjut, Sumarsono menegaskan jika pihaknya akan terus mengawasi kinerja para pasukan oranye tersebut. Diharapkan tidak ada lagi yang terlibat dalam kampanye calon gubernur DKI Jakarta.
(wk/)