Begini Tanggapan Wapres JK Terkait Kunjungan Pejabat MUI ke Israel
Nasional

Wakil Presiden Jusuf Kalla buka suara menanggapi kabar kepergian pejabat MUI menemui Presiden Israel.

WowKeren - Kunjungan sejumlah pejabat Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke Israel baru-baru ini menuai polemik. Apalagi Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Istibsyaroh diketahui sempat menemui Presiden Reuven Rivlin di Tel Aviv.

Tak pelak pertemuan itu langsung menuai kecaman dari sejumlah pihak. Mengingat Indonesia merupakan salah satu negara yang mendukung perdamaian untuk Palestina dan mengecam kezaliman Israel.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat bicara. Menurutnya tidak masalah siapapun pergi ke Israel selama ia bukan pejabat dan tidak menggunakan paspor dinas. Bahkan ia sendiri mengaku pernah ke Israel.


"Kalau orang biasa itu banyak sekali yang berkunjung ke sana. Untuk pergi ziarah, Kristen ziarah ke situ, Islam ke Masjid Al Aqsa, itu rutin," ujar JK. "Gus Dur pernah ke sana, saya pernah ke sana, tapi dalam posisi bukan pejabat. Kalau bukan pejabat itu tidak dilarang. MUI ke sana saya tidak tahu."

Sementara itu, Sekjen MUI Nadjamuddin Ramli mengatakan jika Istibsyaroh pergi ke Israel atas nama pribadi. Ia juga bukan merupakan salah satu ketua MUI.

"Beliau belum jadi ketua, masih anggota. Masih diusulkan jadi ketua Komisi Pemberdayaan Perempuan MUI," ujar Nadjamuddin. Meski begitu, pihaknya akan tetap memanggil Istibsyaroh untuk dimintai penjelasan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait