Tokoh Partai Hanura menanggapi postingan SBY tentang berita hoax, seperti apa?
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Januari 2017 - 18:37 WIB
WowKeren - Berita hoax yang semakin merajalela di Indonesia tampaknya juga menjadi perhatian mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Melalui postingan di media sosialnya baru-baru ini, SBY mengungkap keprihatinanya atas banyaknya informasi palsu yang beredar di masyarakat.
"Ya Allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru fitnah & penyebar 'hoax' berkuasa & merajalela. Kapan rakyat & yg lemah menang? *SBY*," tulis SBY.
Namun, postingan SBY tersebut rupanya ditanggapi secara berbeda oleh Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura, Dadang Rusdiana. Dadang menilai jika tulisan tersebut tampak seolah menyindir SBY lantaran ada kata "berkuasa".
"Harusnya, kita hormati posisi Presiden ini, jangan sampai dituduh lain-lain, apalagi penyebar hoax. Yang benar saja, enggak ada model Jokowi seperti itu," ujar Dadang dilansir dari Kompas.
Dadang menuturkan, dengan situasi politik yang memanas seperti saat ini elit politik seharusnya lebih berhati-hati dalam berucap. Ia menambahkan jika kesatuan dan persatuan Indonesia harus menjadi prioritas.
"Jadi, baiknya semua elite jangan dulu melontar pernyataan yang aneh-aneh, dinginkan dulu suasana," imbuhnya. "Tapi, kan tidak boleh semuanya ini mengorbankan sesuatu yang lebih besar, yaitu persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, semua harus bisa menjaga diri, rem pernyataan-pernyataan yang provokatif atau saling menyalahkan."
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo mengatakan jika tulisan SBY itu merupakan hasil pemikiran yang matang. Ia juga mengimbau pada masyarakat agar lebih instropeksi diri.
"Saya kira kicauan beliau itu yang sangat singkat dan padat, sudah paripurna, sudah dipikirkan dalam-dalam dari beliau, dan tidak perlu ditafsirkan lagi," terang Roy. "Saya sarankan setelah baca itu mari kita doakan bangsa ini bersama-sama dan mari kita jadikan ini introspeksi."
(wk/)